Subscribe

RSS Feed (xml)

Powered By

Powered by Blogger

February 7, 2014

Eh, …Copot-copot!

Anda tentunya tidak asing lagi mendengar ungkapan di bawah ini dalam kesempatan-kesempatan tertentu:
"Eh, copot-copot...!"

Hehehe...itu adalah salah satu seruan latah yang sering keluar dari mulut banyak perempuan atau ibu-ibu. Yang latah tentunya.

Apakah anda tahu dari mana ungkapan itu berasal? Memang apanya yang copot? Sandalnya? Giginya? Apa bulu mata palsunya?


Kalau anda yang lahir di era 70-an atau sebelumnya, kemungkinan besar anda kenal dengan seorang artis perempuan senior saat itu yang bernama Wolly Sutinah, yang lebih populer dengan panggilan Mak Wok. Mak Wok ini menjadi bintang iklan di layar TVRI saat itu, untuk sebuah produk bumbu penyedap masakan. Nah, dalam tayangan iklan tersebut, Mak Wok sedang memasak di dapur saat tiba-tiba seekor kucing berlari dan menyenggol sebuah alat masak sehingga berbunyi "Kompraaang....."...
"Meooong..."

Saking terkejutnya, sanggul yang dikenakan Mak Wok sampai copot dari rambutnya dan spontan dia berseru latah "Eh, copot-copot...!" seraya melihat sanggulnya jatuh lalu menggelinding di lantai.

Mak_Wok
Mak Wok (sumber gambar: wikipedia)

Eh, ternyata ungkapan "Eh, copot-copot!" itu menjadi populer di kalangan ibu-ibu pencinta tayangan televisi saat itu yang cuma satu-satunya saluran (tepe eri), dan karena itu adalah ungkapan latah, maka menyebarlah secara latah ke ibu-ibu dan anak-anak perempuannya di seluruh Indonesia. Anehnya, orang yang berteriak latah "Eh, copot-copot!" sebenarnya tidak melihat atau mengalami sesuatu yang copot pada dirinya atau pada lingkungan sekitarnya. Nggak ada yang copot, kok!
Hihihi...namanya juga latah, yang penting niru.

Beberapa tahun kemudian setelah kemunculan iklan tersebut, penyanyi cilik Adi Bing Slamet menyanyikan sebuah lagu berjudul "E copot-copot", yang populer juga di layar televisi. Tayangan video klip lagu ini turut melambungkan dan melatahkan ungkapan "Eh, copot-copot!" ke seantero negeri. Namanya juga saluran tipi satu-satunya...:)

Dan sekarang ini...anak-anak perempuan di masa itu tadi yang sering terdengar oleh kita mengeluarkan seru latahan:
"Eh, copot-copot...!"
dan menular pula pada remaja dan anak-anak zaman sekarang, yang tidak kenal sedikitpun Mak Wok.
Waduh!

Salam,
CP


*Semoga yang punya kebiasaan latah bisa menghilangkan latahnya...
Dan semoga orang-orang di sekitarnya mau membantu untuk itu, bukan malah memancing agar latahnya bertambah...

No comments :

Post a Comment